DEMAM HIJAB GAUL
بسم الله الرحمن الرحيم
Hijabers,
hijabist, hijab dll. memang lagi digandrungi wanita-wanita muslimah saat ini.
Dengan perkembangan teknologi serta akses internet yang semakin mudah
menjadikan informasi tentang hijab gaul ini bagai debu yang tertiup angin mudah
sekali berterbangan dan tersebar luas.
Allah
SWT. memang menyuruh muslimah untuk menutup seluruh aurotnya kecuali muka dan
telapak tangan. Tapi disini saya ingin mengulas lebih dalam tentang cara
berhijab yang syar'i.
1.
Menutupi semua anggota badan kecuali muka dan telapak tangan.
2.
Tidak memakai bahan-bahan yang transparan, sehingga masih tampak lekukan tubuh.
3.
Tidak menggunakan pakaian yang ketat sehingga mencetak bentuk tubuh seorang
wanita.
4.
Tidak menggunakan warna mencolok sehingga menimbulkan kesan ingin dilihat.
5.
Hijab harus panjang hingga bisa menutup bentuk leher dan bagian dada.
Wanita
muslimah yang ingin tampil beda dengan alasan kenapa wanita yang berhijab tidak
bisa bergaya, alasan inilah yang sering diungkapkan para hijabers itu. Memang Allah
indah serta itu menyukai keindahan,tapi jangan sampai dengan alasan ini
menjadikan kita seenaknya saja berpakaian tanpa ada batas-batasannya.
Ada dua golongan penghuni neraka yg aku
belum pernah
melihatnya Laki-laki yg tangan mereka menggenggam cambuk yg mirip ekor sapi utk
memukuli orang lain dan wanita-wanita yg berpakaian namun telanjang dan
berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak
masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu
bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.? Wanita-wanita yg digambarkan Rasul
dalam hadis di atas sekarang banyak sekali kita lihat. Bahkan itu sudah menjadi
sesuatu yg mentradisi dan dianggap lumrah. Mereka adl wanita-wanita yg memakai
pakaian tapi telanjang. Sebab pakaian yg mereka kenakan tak dapat menutupi apa
yg Allah perintahkan utk ditutupi. Budaya barat adl penyebab fenomena ini.
Sebab pakaian yg ?tak layak? tersebut bukanlah merupakan budaya masyarakat Islam
dan tidak pula dikenal dalam tradisi masyarakat kita. Namun itu adl hal baru yg
lantas diterima tanpa dikritisi. Tidak pula itu diuji dgn pertanyaan bolehkah
ini menurut agama atau baikkah ini bagi kita dan pertanyaan lain yg senada.
Boleh jadi krn perasaan rendah diri yg akut dan silau terhadap kemajuan barat
dalam beberapa hal akhirnya banyak di antara kita yg menerima budaya barat dgn
mata tertutup .
Ada dua golongan penghuni neraka yg aku
belum pernah
melihatnya Laki-laki yg tangan mereka menggenggam cambuk yg mirip ekor sapi utk
memukuli orang lain dan wanita-wanita yg berpakaian namun telanjang dan
berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak
masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu
bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.? Wanita-wanita yg digambarkan Rasul
dalam hadis di atas sekarang banyak sekali kita lihat. Bahkan itu sudah menjadi
sesuatu yg mentradisi dan dianggap lumrah. Mereka adl wanita-wanita yg memakai
pakaian tapi telanjang. Sebab pakaian yg mereka kenakan tak dapat menutupi apa
yg Allah perintahkan utk ditutupi. Budaya barat adl penyebab fenomena ini.
Sebab pakaian yg ?tak layak? tersebut bukanlah merupakan budaya masyarakat Islam
dan tidak pula dikenal dalam tradisi masyarakat kita. Namun itu adl hal baru yg
lantas diterima tanpa dikritisi. Tidak pula itu diuji dgn pertanyaan bolehkah
ini menurut agama atau baikkah ini bagi kita dan pertanyaan lain yg senada.
Boleh jadi krn perasaan rendah diri yg akut dan silau terhadap kemajuan barat
dalam beberapa hal akhirnya banyak di antara kita yg menerima budaya barat dgn
mata tertutup .
Jangan
sampai seorang muslimah berjilbab tetapi bisa-bisa dikategorikan Rosulullah
termasuk wanita yang telanjang. Seperti yang tersirat dalam hadits:
“Telah ditetapkan atas
setiap anak Adam bagian dari zina, zina mata adalah pandangannya, zina mulut
adalah ucapannya, zina telinga adalah mendengarkannya, zina tangan adalah
memegangnya, zina kaki adalah melangkah menemuinya, nafsunya berharap dan
berselera, kemaluannya membenarkan atau mendustakannya. (H.R. Ibnu Majah)
Allah SWT berfirman :
“Hai Nabi, katakanlah
kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin
: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian
itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak
diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Qs. Al-Ahzab: 59)
0 Response to "DEMAM HIJAB GAUL"
Posting Komentar